ANDAI INI RAMADHAN TERAKHIRKU



Oleh : Samsul Basri

Waktu bergulir cepat
Berlalu hilang, pergi tak mendekat
Berganti bulan, hari, jam dan menit
kini waktu menyapa hangat
Sejuta misteri menyambut tak terlihat
Baik atau buruk, kejutan yang melekat
Hidup di dunia memang penat
Sementara, dan begitu singkat
Itulah takdir Sang Maha Kuat
Hanya Ulul Albab yang berjiwa hebat
yang bisa memetik manfaat.

Senyum sumringah penghujung Sya’aban
Menyambut Tamu penuh kemuliaan
Bintang gemintang dalam kegelapan
Bagai lampu penuntun jalan
Langit cerah biru menawan
Permadani alam dihamparkan
Kicau Burung bernyanyi melantun
Pepohonan menari mengibas angin
Ombak beradu bagai parade di lautan
Gunung kekar, tenang dalam barisan
Tamu agung dalam perjalanan
Tampak anggun dengan sejuta kemenangan
Marhaban ya Ramadhan

Allah berseru,
يآيها الذين آمنوا
Wahai orang-orang yang beriman
Wahai yang bersedia menyambut seruan
Wahai yang bersegera dalam kebaikan
Wahai Yang melapangkan dada untuk pengabdian
Wahai yang dikarunia jiwa tenang dan aman
Engkaulah yang Tergerak dan terpanggil untuk ketaatan

كتب عليكم الصيام
Diwajibkan atas kalian berpuasa
Menahan lapar dan dahaga
Terhadap si miskin menjadi peka
Persaudaraan semakin terasa
Qiyamullail 11 rakaat dijaga
Ibadah malam jadi terbiasa
Cinta hamba semakin nyata
Lembar demi lembar al-Qur’an terbaca
Demikian pula hadits dan kitab ulama
Kajian pagi dan sore membahana
Sebulan lamanya tak terasa
Karena hari penuh dzikir dan doa
buruk, keji, maksiat dan dosa
ditinggalkan selamanya.

كما كتب على الذين من قبلكم
Sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian”
Merekalah yang menapaki jalan kesuksesan
Penuh kesabaran dan keridhaan
Menjadikan Allah sebagai tujuan
Cita-cita surga menjadi balasan
Merekalah Para Nabi, Siddiqin, Syuhada dan shalihin

لعلكم تتقون
Agar kalian menjadi hamba yang bertakwa”
Pemenang yang sebenarnya
Hidup berkah dan bahagiah di dunia
Terbebas siksa kubur yang membara dan mendera
di Mahsyar Berkumpul sejahtera
catatan amal penuh kebaikan suka cita
Melewati shirat sekejap kedipan mata
Mampir di Telaga Rasul menghilangkan dahaga
Tanpa hisab dan azab melangkah menuju Surga
Itulah Sebesar-besar pahala
Dari Allah yang Maha Mulia

Berpuasalah wahai Insan yang beriman
Titilah jalan pendahulu kalian
Jangan sombong, tak berbelas kasihan
Setiap hidup berjumpa kematian
Boleh jadi ini terakhir ramadhan
Siapkanlah bekal takwa untuk perjalanan
Raihlah pahala banyak untuk kemenangan
Boleh jadi ramadhan tahun depan
Menjadi sebuah harapan

Karena umur tidak kesampaian.

0 komentar: