BUKAN UNTUK SIAPA-SIAPA

BY HASAN EL BUGISY

Allah Subhanahu Wata’ala adalah pencipta langit dan bumi beserta segala isinya begitupula dengan berbagai peristiwa yang ada di dalamnya sebagai tanda-tanda yang patut disyukuri dan tentu saja hanyalah orang yang menggunakan akalnya yang dapat memaknai semua itu.
Dan banyak sekali tanda-tanda (kekuasaan Allah) di langit dan di bumi yang mereka melaluinya, sedang mereka berpaling dari padanya. Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain).(Yusuf : 105-106).


Serah terima tugas sangatlah mendebarkan hati bagi sebagian orang terutama bagi yang naik pangkat, tentu yang terbayang olehnya adalah suasana kerja yang baru, lebih menantang, lebih berwibawa, dan yang paling menggiurkan adalah gaji yang berlipat. Namun saudaraku, tidaklah demikian halnya dengan yang dinamakan dengan orang yang bersyukur pada Allah. Bukan itu impian kita. Impianmu adalah impian seorang “ksatria” yang bijak lagi sejati, kamu terima tampuk amanah dengan senyum terus berterima kasih, berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi yang terbaik tanpa harus menunggu untuk digaji oleh manusia. Karena pahala yang tetap itu pasti bagi yang ikhlas.
Kaitannya dengan manusia sebagai khilafah di muka bumi, Alam merupakan amanah dari Allah. Tentu saja ini adalah serah “terima tugas” yang sangat berat. Kamu tahu ngga’ kalo sebenarnya manusia lah yang berani dan PD menerima amanah ini sedangkan makhluk Allah yang lain tak mampu dan mengemukakannya dengan terus terang.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman;
Sesungguhnya kami Telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, Maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh,(al Ahzab:71)
Bukti dari kezhaliman dan kebodohan manusia tersebut adalah kerusakan Alam yang terjadi dimana-mana. Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan Karena perbuatan tangan manusia(ar Rum:41)
Saudaraku, saatnyalah untuk menyesal dan bangkit untuk bertanggung jawab. Tapi bukanlah saatnya untuk saling menyalahkan karena itu tiadalah guna. Mendingan kamu kembali refresing dengan menghayati hakikat penciptaan Allah Ta’ala di alam ini. Cara ini terbukti ampuh untuk menanamkan kecintaan pada Alam kelak bila cinta ini didasari atas iman, maka “save our world” bukanlah sesuatu yang susah payah untuk dikampanyekan. Setiap peribadi beriman itu akan menjalankan tugasnya sebagai khalifah dengan baik.

0 komentar: